Pemberdayaan Gampong Binaan melalui Kebun Gizi Gampong Berbasis Tanaman Lokal Bergizi (Kelor, Pegagan, Temulawak) untuk Pencegahan Stunting di Gampong Jawa Banda Aceh
Kata Kunci:
Centella asiatica, Curcuma xanthorrhiza, local nutritious plants, Posyandu, stunting preventionAbstrak
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, dengan tujuan mengembangkan kebun gizi gampong dan meningkatkan kapasitas kader Posyandu, kader pembangunan manusia (KPM), serta masyarakat, dalam pemanfaatan tanaman lokal bergizi untuk pencegahan stunting. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman kader terkait edukasi gizi berbasis tanaman lokal (kelor, pegagan, dan temulawak), belum tersedianya media edukasi berkelanjutan, belum terintegrasinya model pemberdayaan desa, serta belum optimalnya pemanfaatan lahan gampong sebagai kebun gizi. Solusi yang diterapkan berupa pengembangan kebun gizi berbasis tanaman lokal bergizi melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, pelatihan budidaya, dan monitoring menggunakan pre/post test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya peserta masing-masing ≥80%, terbentuknya kebun gizi gampong sebagai percontohan, serta munculnya inisiatif usaha mikro berbasis pangan herbal lokal. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan desa berkelanjutan dalam mendukung pencegahan stunting dan penguatan ekonomi keluarga.


